SAMANTHA PROJECT THANKS TO MEDIA (1)

by

Modiste Samantha Balikpapan a.k.a Samantha Project yang mulai merangkak akhir 2014, tidak terlepas dari media. Sejumlah aktivitas Mbak Samantha pun akhirnya terdokumentasi oleh media-media lokal dan ada juga media nasional. Terima kasih, yeay.

Topik Samantha Project thanks to media ini, karena panjang, Mbak Samantha bagi tiga sesi (artikel). Biar enggak bingung menyusun kata-kata, dan juga supaya fokus satu hal dulu. Yang pertama, khusus untuk media cetak, dalam hal ini media arus utama (mainstream), termasuk pula majalah anak muda.

Artikel selanjutnya, atau kedua, kita mengupas dokumentasi (liputan) dari media online. Lalu sesi terakhir, kita nukilkan beberapa dari media elektronik seperti radio, televisi, serta beberapa acara on-air. Wiuh kompletnya. Iya, dong.

Mbak Samantha mulai dari yang pertama dulu. Beberapa media cetak yang sempat menulis “sepak terjang” Samantha yakni Tribun Kaltim, Balikpapan Pos, Disway Kaltim, dan Koran Tempo. Satu lagi, OurFz, majalah anak muda yang mengangkat usaha dan aktivitas kreatif di Balikpapan.

“Sungguh menyenangkan Samantha Project mendapat perhatian dan publikasi dari teman-teman media. Terima kasih, karena Samantha dilihat media sebagai usaha jahit yang unik dan bisa memberi ‘warna’ fashion kota ini,” ucap Mbak Samantha.

Oya, tetap dimungkinkan ada pemberitaan media yang terlepas dari pantauan Mbak Samantha sehingga tidak sempat terbeli (korannya). Tentang itu, Mbak Samantha minta maaf. “Tapi nanti kalau ketemu Koran atau fotonya, akan saya susulkan masuk ke artikel,” katanya.

Menurut Mbak Samantha, dia sebisa mungkin mendokumentasi alias mengkliping pemberitaan tentang Samantha. Juga memfoto. “Dokumentasi media, selain juga dokumentasi arsip sendiri, sangat berguna. Setidaknya Samantha bisa melihat bagaimana Samantha di awal perjalanan hingga sekarang,” begitu ujar Mbak Samantha.

Dari media juga pastinya nama Samantha semakin dikenal publik sebagai penjahit kekinian—yang juga desainer–hehehe. Selain itu juga semakin menjangkau ke kalangan generasi muda. Samantha meski berkutat di urusan jahit, namun juga mengeluarkan merek “Samantha Project” untuk baju-baju desain Mbak Samantha yang ready to wear. Balikpapan punya banyak brand lokal yang perlu diketahui keberadaanya dan gebrakannya oleh masyarakat.

“Media berperan penting di sini, sebagai jembatan. Di sisi lain, interaksi dengan teman-teman media juga menyenangkan. Saat Samantha diangkat oleh majalah Our Fanzine (edisi IV-awal 2020), ternyata dilanjutkan dengan ‘kopdar’, sesi ngobrol sekaligus peluncuran edisi tersebut. Luar biasa,” kata ucap Mbak Samantha yang dulu pernah juga jadi jurnalis di rentang tahun 2005-2011.

 

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.