SAMANTHA PROJECT MERIAHKAN BALIKPAPAN FASHION NIGHT

by

Bertepatan dengan HUT ke-122 Kota Balikpapan, Mbak Samantha ikut memeriahkannya dengan mengisi fashion show.  Judul acaranya “Balikpapan Fashion Night”, yang digelar 10 Februari 2019 lalu. Mbak Samantha membawa lima rancangan.

Fashion show yang dihelat Pemkot Balikpapan tersebut diikuti 15 desainer se-Balikpapan. Ini kali kesekian Mbak Samantha membawa baju-baju desainnya yang juga sekaligus dijahit sendiri, untuk ditampilkan di panggung. Sebelum ikut event ini, Mbak Samantha pernah mengisi beberapa trunkshow.

Enggak kebayang deh, bagaimana ribetnya Mbak Samantha, terutama dua pekan sebelum acara fashion yang diadakan di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (atau sering disebut Gedung Dome) itu. Hari-hari yang berat dan melelahkan.

Menyiapkan lima rancangan untuk fashion show yang berarti mendesain dan menjahit sendiri, jelas menguras energi, pikiran, dan waktu. Enggak bisa asal tampil dong, kalau kita membahas tentang Samantha dan aktivitas-aktivitasnya. Masa penjahit kekinian enggak tampil beda. Samantha harus beda, dong, hehe.

Maka jadilah lima desain Samantha yang dibawakan lima model cowok. Weh, kali ini para penampil yang memakai baju Samantha, cowok semua? “Iya.  Kali ini saya hanya ingin menyiapkan desain untuk cowok,” ujar Mbak Samantha menjelaskan.

Mbak Samantha

Desain-desain ini secara garis besar berbahan kain lurik yang dipadu dengan batik Balikpapan. Tidak ada tema desain yang sengaja dikonsep. “Semua mengalir saja seperti air. Apa yang terlintas di kepala, dan sekira cocok dan merepresentasikan desain ala Samantha, ya dibikin. Meski begitu, menemukan idenya yang ternyata makan waktu cukup lama. Menjahitnya sih, bisa cepat,” katanya.

Dan, dua minggu sebelum hari-H adalah hari yang sangat sibuk. Malam-malam dilalui dengan bergelas-gelas teh, kopi, hingga diselingi keluar rumah, sejenak menuju angkringan. Kadang, ide malah bisa muncul sewaktu ngangkring.

Lho kok malam-malam baru bikin baju untuk acara fashion itu? “Lha pagi sampai sore, saya menjahit baju-baju pelanggan. Ini aja lumayan bertumpuk. Sebenarnya nekat juga saya ikut fashion show. Tapi, namanya kesempatan datang, ya ambil, dan saya yakin bisa. Akhirnya ikut, hehe,” ucap penjahit yang hobi baca novel ini.

Kondisi ternyata makin rumit karena saat hari-H, “asisten” Mbak Samantha alias sodara bojo alias suami, enggak bisa menemani lantaran terbentur urusan lain. Alhasil Mbak Samantha maju perang sendiri. Bawa tombak, pedang, pakai baju zirah komplet, tameng tak ketinggalan, dan genderang pun ditabuh, yak.. siap tempur.

Singkat cerita, acara fashion show berjalan sukses. Mbak Samantha senang dan puas. Senyum sumringah tersungging sampai pulang ke rumah. Lelah seperti terbayar. Hanya saja, keesokan hari, Mbak Samantha saat bangun tidur merasa pegal-pegal di sekujur tubuh. Meriang.

Wah, ternyata kecapaian skala akut. Dan, tiga hari harus diperlukan Mbak Samantha untuk proses hibernasi untuk memulihkan tenaga dan mengembalikan mood. Tukang pijat langsung dipanggil ke rumah, urusan makan minta bantuan mas-mbak Gojek untuk nganterin, hingga dolan ke kedai kopi dan warung es krim.

Masih ditambah pula belanja buku, novel, beli coklat, dan tentu saja berjam-jam nonton drama korea. Eaa, banyak banget kompensasinya. “Eh, capek, lho, menyiapkan baju-baju untuk fashion show. Apalagi saya menjahitnya sendiri,” begitu alasan Mbak Samantha.

Asterix dan Obelix yang fans berat Samantha, sayangnya enggak bisa datang melihat fashion show itu. “Jauh. Dan lagi, naik apa, coba?” keluh Asterix.  Meski bisa menenggak minuman ajaib racikan dukun yang bikin power meningkat, tetep saja kejauhan mendayung dari Desa Galia ke Balikpapan.

Tapi duo Galia itu cukup puas tatkala dikirimi foto fashion show Mbak Samantha. “Oh jadi ini ya, yang namanya fashion show. Coba diadakan di Desa Galia, deh, saat perayaan HUT desa kami,” tanya Obelix. Waduh, sebuah pertanyaan nan sulit.   

*foto by Freyke.

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.