MBAK SAMANTHA BERTANYA, MBAK SAMANTHA MENJAWAB (1)

by

Siang yang cukup panas, hari itu. Mbak Samantha asyik menjahit di rumahnya, Bengkel Mode Samantha, Balikpapan. Mesin jahit listrik di sebelah kiri, mesin obras di kanan, bergantian berbunyi. Kain-kain berserakan di lantai, bersama jarum pentul, gunting, metlen, dan potongan koran yang dipakai sebagai pola.

Dari speaker di deket mesin jahit, terdengar musik kekinian mengalun. Lagu-lagu Jepang, nampaknya. Tapi kadang diselipin “tembang” Metallica. Segelas teh nasgitel berada di meja satunya di ruangan itu. Sekitar satu jam berlalu. Satu baju akhirnya selesai dijahit, diobras, disum dan dipasangkan ke manekin. Biar mantep. Oke, tampaknya Mbak Samantha sudah cukup luang untuk diajak ngobrol.

Kali ini, ngobrol yang ringan-ringan saja ya. Habis menjahit dua baju hingga siang ini, Mbak Samantha agak pegel tangan dan kakinya. Ada botol minyak kayu putih nyelip di sudut meja, setidaknya menjadi bukti kecil kalau pekerjaan ini bisa juga bikin pegel. Orait, yuk ngobrol.

Mbak Samantha, apa kabar. Cerita dikit dong. Bagaimana pendapat Mbak Samantha tentang profesi penjahit?
Mbak Samantha : Ini profesi yang keren, lho. Mengapa keren, karena saya sejak kecil melihat ibu saya yang juga penjahit. Keren. Karena bisa bikin baju sendiri sesuai keinginan. Dari yang lucu hingga yang unik, dari yang mudah dibikin sampai yang rumit. Lagipula, enggak semua orang bisa menjahit. Tidak semua yang bisa mendesain baju, juga bisa menjahit.

Mulai buka “lapak” Samantha modiste sejak Januari 2015. Apa pengalaman yang paling menyenangkan?
Mbak Samantha : Banyak. Salah satunya ketika ada beberapa yang datang ke pameran, khusus untuk ke stan Samatha, atau datang ke rumah, karena tertarik baju bikinan Samantha. Beberapa mengenal desain Samantha setelah menengok web, instagram, atau fesbuk Samantha. Begitu. Saya cepet seneng kok. Liat pelanggan suka pakai baju Samantha, saya sudah seneng banget.

Menurut Mbak Samantha, definisi baju keren itu yang gimana?
Mbak Samantha : Keren itu kalau baju nyaman dipakai. Sesuai dengan bentuk tubuh, warna kulit, dan karakter si pemakai baju. Padu-padan warna, itu yang akan menyesuaikan. Ujung-ujungnya, kalau sudah gitu, orang lain juga seneng melihat. Oya, satu lagi, baju yang keren, jangan norak.

Apa pendapat Mbak Samantha tentang dunia fashion di Balikpapan?
Mbak Samantha : Sudah bagus, sudah cukup berkembang. Tapi memang kita mesti mengejar kota-kota di Jawa yang sudah duluan berkembang dalam fashion. Saya yakin itu bisa. Harus yakin, dong.

Apa sih sulitnya sehari-hari mengurusi jahitan?
Mbak Samantha : Kadang susah mencari kain-kain tertentu yang berkualitas premium. Beberapa aksesoris juga kadang susah didapat, seperti payet yang kualitasnya bagus dan unik. Kalau tentang bagaimana menyelami keinginan pelanggan, kadang juga sulit, tapi yang ini saya anggap keasyikan tersendiri.

Dari mana Mbak Samantha dapat insipirasi jika hendak mendesain ?
Mbak Samantha : Banyak. Dari jalan-jalan, piknik kemana-mana, baca novel, buku cerita, kumpul sama teman-teman, dengerin musik, berselancar ke internet, dan nonton tayangan tivi yang khusus fashion.

Desain-desain baju Mbak Samantha terinspirasi dari mana?
Mbak Samantha : Dari desainer-desainer Jepang. Sebagian dari mereka, saya lihat punya desain yang keren, unik, fresh, dan berkarakter. Tapi tetap, ibu saya adalah guru dan idola saya. Oh ya ibu saya masih aktif menjahit lho, di Yogyakarta. Silakan mampir kalau pas ke Yogyakarta.

Mbak Samantha punya blog ?
Mbak Samantha : Ada donk. Hanya saja, setelah menekuni dunia jahit menjahit, imbasnya jadi jarang nulis di blog. Tapi tenang, saya masih nulas-nulis kok, karena pada dasarnya saya kan suka nulis. Kalau ada yang penasaran lihat blog saya, bisa disamperin di athaajosarapanpagi.blogspot.co.id. Sebenarnya ada beberapa tulisan, bahkan juga cerita yang rencana dimasukkan ke blog, tapi belum rampung.

Suka musik apa mbak Samantha ? Apakah ada grup band favorit ?
Pop dan rock, saja, sih. Tapi alternatif, juga lumayan suka meski tergantung pula apa lagunya. Kalau grup musik favorit, antara lain Metallica, Bon Jovi, The Beatles, KLa Project, Sheila on7, Potret, dan lain-lain. Banyak juga lagu Jepang dan Korea yang saya suka, seperti yang saya dengerin siang ini.

Ngomong-ngomong, mesin jahitnya pernah rusak tidak?
Hahaha, pernah lah. Seingat saya dua kali mesin jahit listrik saya mesti opname, dalam kurun waktu 2,5 tahun ini. Dua kali saya pasang sepatu untuk ngesum, ternyata mesin jahitnya ogah dua kali. Disuruh rada loncat-loncat, sepatu sum bawaan, enggak mau. Ya sudah. Apa boleh buat. Akhirnya sampai sekarang Samantha ngesum baju-baju secara manual. Pakai benang, jarum, dan tangan.

(Mbak Samantha)

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.