KOLABORASI GALERI KITA, SAMANTHA PROJECT, DAN BARAKATI DALAM “HAPPY DAY WITH PEGADAIAN”

by

Akhirnya, kesampaian juga keinginan Mbak Samantha untuk menggelar lapak di dalam mal, pada 30 Maret-1 April 2018 lalu, di Pentacity, Balikpapan. Judul pamerannya adalah “Happy Day with Pegadaian Literation Fair 2018”. Kali ini Mbak Samantha pameran dengan skala rada “besar”. Asyik, makasih ya Pegadaian, juga kawan-kawan semua se-pameran, salim dulu ‘atu-atu…

Eh, apa nih maksudnya pameran yang skalanya rada besar? Jadi gini, Mbak Samantha, sang kiper “Samantha Project” dan karibnya, Mbak Yuli sang pemilik brand fashion “Barakati” akhirnya barengan membuka lapak. Tepatnya lapak kolaborasi. Mengusung nama brand masing-masing, juga brand bersama, yakni KITA galeri, yang bergerak di bidang per-bantal-an. Wah, ini sih lebih dari seru, nampaknya.

Memang, karena kami berdua langsung bawa senjata, baca: mesin jahit portable, ke lokasi kejadian perkara. Lengkap dengan seperangkat dagangan, bantal-bantal aneka bentuk, boneka bantal, dan tentu saja baju-baju unik, desain dan hasil jahitan sendiri.

Jadilah, Mbak Samantha dan Mbak Yuli Barakati untuk kesekian kalinya unjuk keterampilan menjahit, yang notabene memang keseharian dan pekerjaan kami. Namanya juga penjahit, kan. Unjuk giginya tentu dengan mesin jahit, metlen, jarum, dan benang. Bedanya dengan pameran sebelumnya, kali ini menjahitnya tenang karena diterpa semilir angin dari pendingin udara.

Mbak Yuli Barakati in action menjahit

Dakron-isi bantal-yang total seberat 4 kg, tak lupa diangkut ke dalam mal. Satu demi satu bantal, dibikin, dan dipajang. Satu demi satu pengunjung mal menengok, celingak-celinguk sembari berpikir, ini stan apa ya kok rada nyentrik dan antimainstream.

Maklum, papan namanya saja dari tutup drum bekas oli yang ukuran 200 liter dan beratnya 4 kgdan , bertuliskan “Samantha Project-Galeri KITA”. Tambah lagi papan blackboard bertuliskan Galeri Kita. Dengan keterangan pendukung ditulis dalam….aksara Jawa “ha-na-ca-ra-ka”, yang berarti “tukang jahit”. Wah, sampai segitunya, ya. Iya, lah.

Maklum, dikit-dikit (untunglah) masih bisa nulis aksara Jawa. Sekalian saja dituntaskan dalam papan pengumuman itu. Silakan yang mau bikin bantal. Tapi yang mau menjahitkan baju, dari gaun, kemeja, apron, rok, bustier, sampai kebaya, juga silahkan. Mari eh mari.

Balik lagi ke pameran. Jadi, Mbak Samantha dan Mbak Yuli selama tiga hari bergantian menjahit bantal-bantal, sampai muka kami kayak bantal. Hehe. Juga menjahit baju, karena… maklum, beberapa baju pesanan pelanggan yang belum sempat dijahit, tapi mesti jadi, akhirnya dijahit di mal. Inilah esensi dari penjahit era kekinian.

Oya, Galeri KITA sekarang punya lumayan banyak stok kain yang motif gambarnya lebih banyak dan unyu, loh. Jika sebelumnya, ada Tintin’s family dan Superhero, kali ini ada kain gambar smurf, donal bebek, hingga anjing kecil. By the way, pada kenal smurf kan? Itu, lho, para makhluk mini berwarna biru, yang jika nemu masalah tinggal di-smurf saja.

Stan bersama Mbak Samantha dan Mbak Yuli Barakati, yang sejengkal ini, tetap bisa dibikin senyaman mungkin, se-pewe-mungkin, agar kami bisa “mager” dengan lebih bahagia. Karpet mungil digelar, dengan bantal-bantal mengelilingi. Ah, ketabrak nyamuk dikit aja, bisa tumbang nih badan, langsung terkapar pulas. Secara kami termasuk pasukan bantal mania, myehehe.

Begitulah. Intisarinya adalah, hidup dan bekerja mesti gembira, agar hasilnya pun lebih “hidup”, cerah, unik, dan punya jiwa. Betul, demikian, bukan? Jadi, ditengah sejuk embusan pendingin udara dan keramaian mal, kami menjahit sembari diiringi musik Metallica dan ABBA.

Laptop di sudut stan, dinyalakan dan menampilkan web site www.modistesamantha.com. Nah ini nih, bisa ditengok jika pengen kenal, penasaran, atau penasaran banget dengan Modiste Samantha, Barakati, maupun Galeri KITA. Tunggu Mbak Samantha unjuk kepiawaian mainkan intro “Nothing Else Matters” pakai gitar akustik, biar semakin penasaran.

Beneran loh, ini serius. Demi Abraracourcix si kepala suku Galia, yang masih saja takut langit akan runtuh menimpa bumi. Dan juga demi dukun Panoramix dengan ramuan ajaibnya yang bisa memberi kekuatan super. Teguk ramuan itu, cleguk, dan cepat hadapi pasukan Romawiiiii. Ganbatee…

No tags

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.