BAWA KAINMU, JAHITKAN KE SAMANTHA PROJECT BALIKPAPAN

by

Jadi, ceritanya, begini: saya, Atha, alias Mbak Samantha, beneran mengikuti pameran. Look Pop Up Market, begitu judul pameran yang berlokasi di halaman parkir Mal Fantasy Balikpapan Baru, Balikpapan, 1-4 Oktober 2015 lalu. Seorang kawan yang dulunya wartawan, menginformasikan itu kepada saya.

Tujuh bulan lalu, saya dan saudara bojo memulai usaha modiste dan clothing line yang kami beri judul “Samantha Project”. Jadi, kabar adanya pameran langsung menjadi topik pembahasan serius berhari-hari di antara kami.
samantha-artikel1-aTidak punya properti apapun selain mesin jahit, ditambah waktu yang hanya tersisa tiga minggu, maka dimulailah hari-hari super sibuk. Merancang tempat display kain, menjahit sejumlah contoh baju dan blus, hingga meminta saran dari kanan-kiri.

Tante dari saudara bojo ikut menyambut riang dan langsung sepakat mengirimkan tas-tas kualitas premium untuk menyemarakkan isi stan. Tempat memajang kain, berupa lemari portable yang bisa dibongkar pasang, dua rak bambu, akhirnya terkumpul. Termasuk papan kayu “Samantha Project” yang nanti dipajang di atas sepeda.

Seorang kawan mesti dipanggil untuk ikut bolak-balik berjibaku mengusung aneka properti ke arena stan pada H-1. Termasuk juga waktu selesai pameran. Saudara bojo selama hampir tiga pekan memulai nge-gas dengan mesin jahit listriknya. Antara merampungkan order pesanan baju hingga membuat sejumlah baju untuk dipajang.

Empat hari pameran yang super melelahkan, terhampar. Tentu berbeda halnya ketika tahun 2010 lalu saya mengikuti pameran sepeda onthel di Yogyakarta yang hanya tinggal menyiapkan dua sepeda dan tidak menunggui selama pameran.
Keputusan mengambil cuti selama empat hari, memang tepat. Saudara bojo seharian berjibaku mengurusi pengunjung dan beramah-tamah, sementara saya kebagian tugas wira-wiri. Termasuk keluyuran dari stan ke stan.

Semua berjalan lumayan “aman” sampai ketika di malam pada hari ketiga, saya diberi tahu bahwa panitia memutuskan menggelar fashion runway, peragaan busana skala kecil-kecilan. What? Nggak salah denger nih? Tapi, okelah.
Namun yang bikin panik adalah acara itu dihelat pada esok malam, alias tinggal tersisa kurang dari sehari. Lima model cewek sudah disiapkan dan malam itu mereka menggelar gladi resik. Waduh, ini serius. Hm, baiklah. Kesempatan musti disikat, bukan?

Singkat kata singkat cerita, acaranya berjalan sukses. Namun yang asyik, ini ajang pertama saudara bojo naik panggung dan sedikit cuap-cuap menjelaskan apa itu Samantha Project. Inilah kali pertama saya melihat bojo yang punya kebiasaan “demam panggung” ini, beneran berdiri di atas panggung.

Sejumlah kain terjual, sekian order jahit berdatangan, dan setumpuk calon pelanggan yang berpotensi jadi klien, menjadi imbas yang menyenangkan dari pameran. Sepeda onthel yang ikutan dipajang pun sempat ditawar pengunjung. Aha…

Jadi, bawa sendiri kain pilihanmu, kemudian jahitkan ke kami, Samantha Project, hadir untuk memberi perbedaan. Simpel namun menarik. Pantes lan prayogi.,, Myehehe.. (SAMANTHA)

 

SELENGKAPNYA BACA DI:  http://sambalbawangkangadi.blogspot.co.id/2015/10/bawa-kainmu-jahitkan-ke-samantha-project.html

No tags

No Comments Yet.

What do you think?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.